Konsumsi gula dan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi, obesitas, dan gangguan jantung. Sayangnya, banyak orang tidak sadar bahwa asupan gula dan garam harian mereka jauh melebihi batas yang dianjurkan. Dengan langkah-langkah sederhana, kamu bisa mulai mengontrol konsumsi keduanya dan menjalani hidup yang lebih sehat. Berikut panduannya.
Mengapa Gula dan Garam Perlu Dibatasi?
1. Dampak Gula Berlebihan
Meningkatkan risiko diabetes
Memicu kenaikan berat badan
Merusak kesehatan gigi
Memicu tubuh cepat lelah
2. Dampak Garam Berlebihan
Memicu tekanan darah tinggi
Meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung
Menyebabkan retensi cairan
Membebani ginjal
Tips Membatasi Konsumsi Gula
1. Kurangi Minuman Manis
Minuman seperti teh manis, kopi susu, bubble tea, hingga minuman bersoda adalah sumber gula terbesar. Gantilah dengan:
Air putih
Infused water
Teh tanpa gula
Jus tanpa tambahan gula
2. Perhatikan Label Gizi
Periksa kandungan gula pada kemasan makanan atau minuman. Hindari produk dengan kadar gula tinggi meskipun rasanya tidak terlalu manis, karena gula sering ditambahkan dalam bentuk lain seperti glukosa, fruktosa, atau sirup jagung.
3. Batasi Camilan Manis
Kue, biskuit, cokelat, dan permen mengandung gula tinggi. Pilih camilan sehat seperti buah segar, kacang, yogurt tanpa gula, atau roti gandum.
4. Kurangi Gula Saat Memasak
Biasakan mengurangi ½ atau ¼ takaran gula dari resep. Lidah akan beradaptasi perlahan dengan rasa yang tidak terlalu manis.
Tips Membatasi Konsumsi Garam
1. Kurangi Makanan Olahan
Sosis, nugget, keripik, mie instan, saus botolan, dan makanan cepat saji mengandung garam yang sangat tinggi. Gantilah dengan makanan segar dan masakan rumahan.
2. Gunakan Bumbu Alami
Gantilah garam dengan bumbu dapur seperti bawang putih, jahe, kunyit, merica, dan rempah lainnya untuk memberikan rasa tanpa harus menambahkan banyak garam.
3. Cicipi Sebelum Menambah Garam
Banyak orang langsung menambahkan garam sebelum mencicipi masakan. Cobalah makan terlebih dahulu dan tambahkan hanya jika memang diperlukan.
4. Batasi Konsumsi Kerupuk dan Lauk Asin
Kerupuk, ikan asin, telur asin, dan makanan berbumbu pekat adalah penyumbang garam besar. Konsumsilah sesekali saja, bukan setiap hari.
Berapa Batas Konsumsi yang Aman?
Gula
WHO merekomendasikan maksimal 25–50 gram per hari atau sekitar 4–8 sendok teh.
Garam
Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi garam maksimal 1 sendok teh (± 5 gram) per hari.